Jumlah infrastruktur SMP yang direvitalisasi adalah banyaknya sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama yang telah dilakukan kegiatan revitalisasi berupa perbaikan, rehabilitasi, peningkatan kualitas, atau pembaruan fungsi dalam periode waktu tertentu. Revitalisasi infrastruktur mencakup aspek fisik dan fasilitas pendukung pembelajaran seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, sanitasi, utilitas, lingkungan sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya, dengan tujuan meningkatkan kelayakan, keamanan, kenyamanan, dan mutu layanan pendidikan menengah pertama.